5 hal yang perlu diperiksa sebelum mengirim naskah ke penyunting

Waktu penyunting paling berharga jika dipakai memperkuat tulisan Anda, bukan membereskan hal yang bisa Anda rapikan sendiri. Lima pemeriksaan ini hanya butuh satu atau dua sore.

1. Baca ulang naskah dari awal sampai akhir

Beri jarak beberapa hari, lalu baca dengan cara berbeda: cetak naskahnya, ubah jenis huruf, atau bacakan dengan suara keras. Tandai bagian yang membuat Anda ragu.

2. Seragamkan istilah dan nama

  • Buat daftar nama tokoh, tempat, dan istilah penting beserta ejaannya.

  • Pilih satu cara menulis angka, tanggal, dan singkatan.

  • Gunakan fitur cari dan ganti untuk ejaan yang sering keliru.

3. Periksa struktur sebelum memoles kalimat

  • Fiksi: apakah alur, urutan waktu, dan motivasi tokoh masuk akal?

  • Non-fiksi: apakah setiap bab menjawab satu pertanyaan dengan urutan yang jelas?

4. Rapikan format berkas

  • Satu jenis dan ukuran huruf untuk isi naskah.

  • Hapus spasi ganda; jangan menekan Enter berkali-kali untuk jeda paragraf.

  • Pakai gaya judul (heading) untuk judul bab, bukan sekadar menebalkan teks.

  • Simpan gambar dan tabel di berkas terpisah, lalu beri tanda penempatannya.

5. Siapkan keterangan tentang naskah

  1. Sinopsis singkat.

  2. Jenis buku dan target pembaca.

  3. Perkiraan jumlah halaman atau kata.

  4. Bagian yang ingin diperkuat dan hal yang tidak boleh diubah.

Waktu penyunting paling berharga jika dipakai memperkuat tulisan Anda, bukan membereskan hal yang bisa Anda rapikan sendiri. Lima pemeriksaan ini hanya butuh satu atau dua sore.

1. Baca ulang naskah dari awal sampai akhir

Beri jarak beberapa hari, lalu baca dengan cara berbeda: cetak naskahnya, ubah jenis huruf, atau bacakan dengan suara keras. Tandai bagian yang membuat Anda ragu.

2. Seragamkan istilah dan nama

  • Buat daftar nama tokoh, tempat, dan istilah penting beserta ejaannya.

  • Pilih satu cara menulis angka, tanggal, dan singkatan.

  • Gunakan fitur cari dan ganti untuk ejaan yang sering keliru.

3. Periksa struktur sebelum memoles kalimat

  • Fiksi: apakah alur, urutan waktu, dan motivasi tokoh masuk akal?

  • Non-fiksi: apakah setiap bab menjawab satu pertanyaan dengan urutan yang jelas?

4. Rapikan format berkas

  • Satu jenis dan ukuran huruf untuk isi naskah.

  • Hapus spasi ganda; jangan menekan Enter berkali-kali untuk jeda paragraf.

  • Pakai gaya judul (heading) untuk judul bab, bukan sekadar menebalkan teks.

  • Simpan gambar dan tabel di berkas terpisah, lalu beri tanda penempatannya.

5. Siapkan keterangan tentang naskah

  1. Sinopsis singkat.

  2. Jenis buku dan target pembaca.

  3. Perkiraan jumlah halaman atau kata.

  4. Bagian yang ingin diperkuat dan hal yang tidak boleh diubah.

Ingin naskah Anda disunting?

Ceritakan naskah dan kebutuhan Anda. Tim MerakiBuku akan membantu menentukan lingkup penyuntingan.

Konsultasi Sekarang
← Kembali ke blog